PENINJAUAN KOPING SPIRITUAL DAN STRES BELAJAR PADA SANTRI SEBAGAI REMAJA DI PESANTREN

  • Abdul Rohman Akademi Keperawatan Al-Ikhlas
  • Niken Andalasari Akademi Keperawatan Al-Ikhlas
  • Muhamad Rivaldi Akademi Keperawatan Al-Ikhlas
Keywords: Koping Spiritual, Stres Belajar, Santri, Remaja

Abstract

Latar Belakang: Pemenuhan Kebutuhan spiritual menjadi aspek penting untuk kesembuhan psikologis seseorang. Pengelolaan spiritual yang baik menurunkan tingkat stres. Remaja yang memiliki koping spiritual yang baik dapat mengelola stres belajarnya dengan terarah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan koping spiritual stres belajar pada remaja Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan menggunakan cross sectional dengan populasi santri tahun ke 3 menggunakan instrumen Religious Coping Scale (RCOPE) dan instrumen Student-Life Stress Inventory (SLSI) untuk menilai tingkat stres belajar. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa remaja yang memiliki koping spiritual dengan kategori kurang sebesar 0% dan kategori cukup sebesar 50 % dan kategori baik sebesar 50% dan stres belajar dengan kategori ringan sebesar 29,6% dan sedang sebesar 70,4%. Berdasarkan hasil korelasi dengan menggunakan uji kolerasi Spearman Rho', terdapat hubungan koping spiritual terhadap stres belajar santri di pesantren darul wasilah dengan hasil (p₌0,017, r₌0,488). Kesimpulan Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin rendah tingkat koping spiritual yang dimiliki remaja, maka semakin berat tingkat stres belajar yang dialami remaja.

References

Amelia, I., & Putri, G. K. (2021). Gambaran Tingkat Stres Pelajar SMP Terkait Sistem Pembelajaran Online. Indonesian Journal of Nursing Scientific, 1(1), 36–42.
Bayantari, N. M., Indonesiani, S. H., & Apsari, P. I. B. (2022). Regulasi Diri dalam Belajar dan Hubungannya dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Tingkat Pertama Fakultas Kedokteran. Jurnal Imiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(3), 609–618. https://doi.org/10.23887/jipp.v6i3.511 75
Dafiq, N., Sarina, M. D., Suriati, E. S., & Dewi, Y. (2023). Literature Review: Faktor Pemicu Stres Pada Remaja. Jwk, 8(2), 2548–4702.
Kountul, Y., Kolibu, F., & Korompis, G. (2018). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Stres pada Mahasiswa FKM Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal Kesmas, 7(5), 1–7.
Kurniasari, L., & Mustikarani, L. (2021). Pemenuhan Kebutuhan Spiritual untuk Menurunkan Tingkat Stress pada Narapidana Perempuan Fulfillment of Spiritual Needs to Decrease Stress Level of Female Prisoners. 8(3), 210–215
Nurcahyani, I., & Fauzan, L. (2016). Efektivitas Teknik Relaksasi Dalam Konseling Kelompok Behavioral Untuk Menurunkan Stres Belajar Siswa SMA. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.17977/um001v1i120 16p001
Rinawati, F., & Alimansur, M. (2016). Analisa Faktor-Faktor Penyebab Gangguan Jiwa Menggunakan Pendekatan Model Adaptasi Stres Stuart. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 34. https://doi.org/10.32831/jik.v5i1.112 Sugiyono. (2018). pdf-buku-metode-
penelitian-sugiyono_compress
Triyani, F., Dwidiyanti, M., & Suerni, T. (2019). Gambaran Terapi Spiritual Pada Pasien sSkizofrenia : Literatur Description Of Spiritual Therapy In Skizofrenia Patients : Literatur Review. 2(1).
Published
2025-08-28
How to Cite
Rohman, A., Andalasari, N., & Rivaldi, M. (2025). PENINJAUAN KOPING SPIRITUAL DAN STRES BELAJAR PADA SANTRI SEBAGAI REMAJA DI PESANTREN. Caring : Jurnal Keperawatan Al-Ikhlas, 2(1), 29-33. https://doi.org/10.70800/jckk.v2i1.138