HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE TERHADAP PENANGANAN DEHIDRASI PADA BALITA DENGAN DIARE
Abstract
Latar Belakang Diare merupakan penyakit yang berisiko untuk menyebabkan kematian. Beberapa elemen risiko yang berkontribusi terhadap kejadian diare termasuk faktor pendorong, tingkat pendidikan dan pengetahuan, serta faktor infeksi. Anak yang mengalami diare berkepanjangan akan menyebabkan dehidrasi karena banyaknya cairan dan elektrolit yang hilang. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang diare terhadap penanganan dehidrasi pada balita dengan diare. Metode Dalam peneltian ini peneliti
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis cross-sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai balita dan pernah diare, sebanyak 43 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil Dan Pembahasan Penelitian menunjukan hasil pengetahuan ibu pada kategori baik (41.9%), penanganan dehidrasi dengan diare pada kategori baik (34.9%). Berdasarkan hasil uji statistic menggunakan uji chi square didapatkan nilai p 0,023 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel yaitu
pengetahuan ibu tentang diare terhadap penanganan dehidrasi dengan diare. Kesimpulan Maka didapatkan hasil hubungan yang antara pengetahuan ibu tentang diare dengan tindakan penangan dehidrasi pada balita dengan diare
.jpg)
