Hubungan Peran Orang Tua dengan Tingkat Ketergantungan Gadget pada Anak Usia Sekolah: Studi Cross-Sectional di SDN Cikopo 3 Cisarua, Bogor

  • Astri Sapariah Akademi Keperawatan Al-Ikhlas
  • Frian Pratama Sutrisno Akademi Keperawatan Al-Ikhlas
Keywords: anak usia sekolah, gadget, ketergantungan gadget, peran orang tua, cross-sectional

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan gadget pada anak usia sekolah terus meningkat dan dapat memberikan manfaat dalam pembelajaran maupun menimbulkan masalah apabila digunakan secara berlebihan. Peran orang tua dalam memberikan pendampingan, pengawasan, dan pembatasan penggunaan gadget menjadi salah satu faktor yang penting dalam pengelolaan penggunaan gadget pada anak. Namun, hubungan antara peran orang tua dan tingkat ketergantungan gadget pada anak usia sekolah masih perlu dikaji pada konteks lingkungan sekolah dasar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran orang tua dengan tingkat ketergantungan gadget pada anak usia sekolah di SDN Cikopo 3 Cisarua, Bogor. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri atas 32 siswa kelas V SDN Cikopo 3 Cisarua, Bogor, dan seluruh populasi dijadikan responden menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur peran orang tua dan tingkat ketergantungan gadget. Analisis hubungan antara kedua variabel dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan 5% (α=0,05). Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan, yaitu 19 siswa (59,4%), sedangkan laki-laki sebanyak 13 siswa (40,6%). Berdasarkan peran orang tua, sebanyak 26 responden (81,3%) berada dalam kategori kurang baik dan 6 responden (18,8%) berada dalam kategori baik. Berdasarkan tingkat ketergantungan gadget, 14 responden (43,8%) tidak mengalami ketergantungan, 11 responden (34,4%) mengalami ketergantungan ringan, 4 responden (12,5%) mengalami ketergantungan sedang, dan 3 responden (9,4%) mengalami ketergantungan berat. Hasil uji Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peran orang tua dan tingkat ketergantungan gadget pada anak usia sekolah (p<0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dan tingkat ketergantungan gadget pada anak usia sekolah di SDN Cikopo 3 Cisarua, Bogor. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya perhatian dan keterlibatan orang tua dalam mendampingi penggunaan gadget pada anak.

References

Afni, N., & Jumahir, J. (2020). Peranan orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar anak. Musawa: Journal for Gender Studies, 12(1), 108–139. https://doi.org/10.24239/msw.v12i1.59
Anggraeni, S. (2019). Pengaruh pengetahuan tentang dampak gadget bagi kesehatan terhadap perilaku penggunaan gadget pada siswa SDN Kebun Bunga 6 Banjarmasin. Faletehan Health Journal, 6(2), 65–71. https://journal.lppm-stikesfa.ac.id/index.php/FHJ/article/view/68/29
Azmin, N. (2023). Peran orang tua dalam menanggulangi kecanduan gadget pada anak di Kelurahan Nitu Kota Bima.
Chusna, P. A. (2017). Pengaruh media gadget pada perkembangan karakter anak. Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan, 17(2), 315–330. https://doi.org/ 10.21274/dinamika.2017.17.2.315-330
Damayanti, E., Ahmad, A., & Bara, A. (2020). Dampak negatif penggunaan gadget berdasarkan aspek perkembangan anak di Sorowako. Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak, 4(1), 1–22. http://ejournal.iain-tulungagung.ac.id/index.php/martabat/article/view/2948
Djamarah, S. B. (2014). Pola asuh orang tua dan komunikasi dalam keluarga. Rineka Cipta.
Dewi, E. (2019). Potret pendidikan di era globalisasi: Teknosentrisme dan proses dehumanisasi. Sukma: Jurnal Pendidikan, 3(1), 93–116. https://doi.org/10.32533/03105.2019
Dewi, P. A. S. C., & Khotimah, H. (2020). Pola asuh orang tua pada anak di masa pandemi COVID-19. Seminar Nasional Sistem Informasi, 2433–2441. https://jurnalfti.unmer.ac.id/index.php/ senasif/article/view/324
Domitila, J. I. P., Wulandari, M. M., & Marhayani, F. (2021). Analisis penggunaan gawai terhadap interaksi sosial anak sekolah dasar negeri Kota Singkawang. Jurnal Ilmiah Potensia, 6(2), 131–141.
Ebi, S. (2017). Golden age parenting. Psikologi Corner.
Edy, A. (2015). Ayah Edy menjawab problematika orangtua ABG dan remaja. Noura Books.
Fatmala, S., Bintoro, H. S., & Ardianti, S. D. (2021). Analisis perhatian orang tua selama pembelajaran daring terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa. Jurnal Ilmiah Bina Edukasi, 14(1), 1–10. https://doi.org/10.33557/jedukasi.v14i1.1365
GoodStats. (2022, November 5). Mengulik perkembangan penggunaan smartphone di Indonesia. https://goodstats.id/article/mengulik-perkembangan-penggunaan-smartphone-di-indonesia-sT2LA
Gunawan, H. (2013). Jenis pola komunikasi orang tua dengan anak perokok aktif di Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. eJournal Ilmu Komunikasi, 1(3), 218–233.
Hadi, L. (2020). Persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring di masa pandemik COVID-19. Jurnal Zarah, 8(2), 56–61.
Harsela, F., & Qalbi, Z. (2020). Dampak permainan gadget dalam memengaruhi perkembangan kognitif anak di TK Dharma Wanita Bengkulu. Jurnal Pena PAUD, 1(1), 27–39. https://doi. org/10.33369/penapaud.v1i1.13851
Hudaya, A. (2018). Pengaruh gadget terhadap sikap disiplin dan minat belajar peserta didik. Research and Development Journal of Education, 4(2). https://doi.org/10.30998/rdje.v4i2.3380
Husaini, M. (2019). Pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang pendidikan (e-education). Jurnal Mikrotik, 2(1). https://doi.org/10.31219/osf.io/ycfa2
Kominfo.co.id. (2017). Hasil survei penetrasi dan perilaku pengguna internet 2017 APJII. https://www.kominfo.go.id/content/detail/12638/hasil-survei-penetrasi-dan-perilaku-pengguna-internet-2017-apjii/0/download
Kumala, A. M., Margawati, A., & Rahadiyanti, A. (2019). Hubungan antara durasi penggunaan alat elektronik (gadget), aktivitas fisik, pola makan dan status gizi pada remaja usia 13–15 tahun. Journal of Nutrition College, 8(2), 73–80. https://doi.org/10.14710/jnc.v8i2.23816
Kusumantara, K. S., Santyadiputra, G. S., & Sugihartini, N. (2017). Pengaruh e-learning Schoology terhadap hasil belajar simulasi digital dengan model pembelajaran SAVI. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 14(2), 126–135. https://doi.org/10.23887/jptk-undiksha.v14i2.10387
Laoli, M. (2021). Gambaran pengetahuan anak usia sekolah tentang manfaat mengkonsumsi sayur dan buah bagi kesehatan di SD Negeri 071015 Alo’oa Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa Kota Gunungsitoli.
Lumanta, E., Gunawan, P. R., & Tjandra, M. (2019). Perancangan media informasi untuk menanggulangi kecanduan gawai pada anak. Serat Rupa, 3(1), 48–60.
Mawitjere, O. T., et al. (2017). Hubungan lama penggunaan gadget dengan kejadian insomnia pada siswa-siswi di SMA Negeri 1 Kawangkoan. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 5(1).
Murni. (2017). Perkembangan fisik, kognitif, dan psikososial pada masa kanak-kanak awal 2–6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 3(1), 19–33. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/bunayya/article/ view/2042
Novitasari, R. (2019). Hubungan pola asuh orang tua dengan tingkat kecanduan gadget pada anak prasekolah.
Nurhalipah, R., Yustiana, M., Saeni, S., & Muslih, M. (2020). Pengaruh gadget terhadap minat belajar pada anak-anak. Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF), 1(1), 172–177. http://jurnal. upnyk.ac.id/index.php/semnasif/article/view/4098
Pujilestari, Y. (2020). Dampak positif pembelajaran online dalam sistem pendidikan Indonesia pasca pandemi COVID-19. Adalah, 4(1), 49–56. http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/adalah/article/ view/15394
Putri, A. F. A., Ulfa, M., & Rufaindah, E. (2023). Hubungan pola asuh orangtua dengan tingkat ketergantungan gadget pada anak usia prasekolah di Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 2(2), 69–78. https://doi.org/10.57218/jkj.Vol2. Iss2.804
Rikizaputra, R., & Sulastri, H. (2020). Pengaruh e-learning dengan Google Classroom terhadap hasil dan motivasi belajar biologi siswa. Lectura: Jurnal Pendidikan, 11(1), 106–118. https://doi.org/10.31849/lectura.v11i1.3760
Rismala, Y., Aguswan, Priyantoro, D. E., & Suryadi. (2021). Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini. El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak, 1(1), 46–55. https://doi.org/10.56872/elathfal.v1i01.273
Roza, E., Kamayani, M., & Gunawan. (2018). Pelatihan memantau penggunaan gadget pada anak. Jurnal SOLMA, 7(2), 208–214. https://doi.org/10.29405/solma.v7i2.1062
Sembiring, A. A. B. (2021). Pelaksanaan PHBS pada siswa umur 8, 9, dan 10 tahun di Kelurahan Kwala Bekala Lingkungan XIII Medan Kecamatan Medan Johor. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan.
Suryameng. (2019). Pendampingan dialogis orang tua dalam penggunaan gadget pada anak usia dini. Dunia Anak: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 40–49. https://doi.org/10.31932/ jpaud.v2i2.764
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Zainab. (2023). Mencegah kecanduan gadget pada anak-anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/2233/mencegah-kecanduan-gadget-pada-anak-anak
Published
2026-09-10
How to Cite
Sapariah, A., & Pratama Sutrisno , F. (2026). Hubungan Peran Orang Tua dengan Tingkat Ketergantungan Gadget pada Anak Usia Sekolah: Studi Cross-Sectional di SDN Cikopo 3 Cisarua, Bogor. Caring : Jurnal Keperawatan Al-Ikhlas, 3(1), 1-9. https://doi.org/10.70800/jckk.v3i1.184