Hubungan Pengetahuan tentang Metode Cooling dengan Tindakan Pertolongan Pertama Luka Bakar di Rumah Tangga: Studi Cross-Sectional pada Masyarakat Desa Sukaharja
Abstract
Latar Belakang: Luka bakar merupakan cedera yang sering terjadi di lingkungan rumah tangga dan memerlukan pertolongan pertama yang tepat untuk membatasi kerusakan jaringan. Metode cooling menggunakan air mengalir merupakan salah satu tindakan awal yang direkomendasikan, tetapi penerapannya di masyarakat masih dapat dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang metode cooling dengan tindakan pertolongan pertama luka bakar di rumah tangga pada masyarakat RT 04/RW 02 Desa Sukaharja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 93 responden berusia 18–55 tahun dipilih dari populasi 120 orang menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan metode cooling dan tindakan pertolongan pertama luka bakar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (58,1%), berpendidikan SMA/SMK (31,2%), dan tidak memiliki riwayat luka bakar (72,0%). Pengetahuan tentang metode cooling sebagian besar berada pada kategori cukup (46,2%), sedangkan tindakan pertolongan pertama luka bakar juga didominasi kategori cukup (44,1%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang metode cooling dan tindakan pertolongan pertama luka bakar (p<0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tentang metode cooling dan tindakan pertolongan pertama luka bakar pada masyarakat RT 04/RW 02 Desa Sukaharja. Peningkatan edukasi mengenai pertolongan pertama luka bakar diperlukan untuk mendukung penerapan tindakan yang tepat di lingkungan rumah tangga.
References
Almira, V., Purnamasari, R., Setiawati, S., Yuniati, L., & Achmad, A. I. (2024). Karakteristik pasien luka bakar rawat inap. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(6), 422–428. https://doi.org/10.33096/fmj.v4i6.318
Arga, N. A., Jufrizal, J., & Aklima, A. (2023). Sikap masyarakat tentang penanganan pertama luka bakar. Jurnal Gawat Darurat, 5(1), 29–34. https://doi.org/10.32583/jgd.v5i1.1224
Damayanti, D., & Setyorini, D. (2023). Analisis faktor yang mempengaruhi kemampuan pertolongan pertama luka bakar setelah pemberian edukasi DIDIT. Keperawatan Priority, 6(1), 65–71.
Darotina, R., Nastiti, E. M., & Ekaprasetia, F. (2023). Program kelompok pengenalan kegawatdaruratan dasar (KOPDAR) tentang luka bakar (combustio) di SMPN 12 Jember. Journal of Health Innovation and Community Services, 2(1), 38–43. https://doi.org/10.54832/jhics.v2i1.72
Dewi, G. A. A. M. S., Yundari, A. I. D. H., & Andini, N. K. S. (2026). Gambaran pengetahuan ibu rumah tangga mengenai pertolongan pertama pada korban luka bakar. Jurnal Penelitian Keperawatan, 12.
Djärv, T., Douma, M., Palmieri, T., Meyran, D., Berry, D., Kloeck, D., Bendall, J., Morrison, L. J., Nemeth, M., Bradley, R., Chang, W. T., Charlton, N. P., Epstein, J. L., Orkin, A., Tetsuya, S., & Goolsby, C. (2022). Duration of cooling with water for thermal burns as a first aid intervention: A systematic review. Burns, 48, 251–262. https://doi.org/10.1016/j.burns.2021.10.007
Febrini, D., Evangelia, S., & Henny, H. (2025). Karakteristik pasien luka bakar di RSU Haji Medan periode 2022–2024. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(12), 5253–5264. https://doi.org/10.59141/japendi.v6i12.8854
Hanifah, L., & Suparti, S. (2017). Hubungan usia dengan pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Jurnal Kebidanan Indonesia, 8(2). https://doi.org/10.36419/jkebin.v8i2.14
Hu, Y., Zhi, L., Wang, Y., Xiong, F., Yu, L., Hu, X., Chen, H., Du, W., & Shen, Y. (2025). Global, regional, and national burden of burns from 1990 to 2021: A systematic analysis of prevalence, incidence, mortality, and disability-adjusted life years with projections to 2036. The Journal of Craniofacial Surgery, 36(8), e1457–e1463. https://doi.org/10.1097/SCS.0000000000011971
Kasturi, P. A., & Husain, F. (2024). Gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pertolongan pertama luka bakar anak usia toddler di Desa Bedoro. Indonesian Journal of Public Health, 2(4), 808–816.
Khair, M., & Djajuli, I. I. (2024). Hubungan pengetahuan dan perilaku warga terhadap pertolongan pertama luka bakar. Caring: Jurnal Keperawatan Al-Ikhlas, 1(1), 28–34. https://doi.org/10.70800/jckk.v1i1.121
Kusumaningwulan, W. S. (2022). Tingkat pengetahuan pertolongan pertama luka bakar pada ibu-ibu PKK Desa Dorogowok [Tugas akhir, Universitas dr. Soebandi]. Repository Universitas dr. Soebandi. https://repo.uds.ac.id/id/eprint/480/
Mariana, D., Alfa, N., & Saputra, M. A. S. (2020). Hubungan pendapatan pengasuh dengan kualitas interaksi pengasuh dan anak stunting usia 6–23 bulan. Jurnal 'Aisyiyah Medika, 5(1).
Muhammad, A., & Ahmad, S. L. (2023). Pendampingan penanganan awal luka bakar pada ibu rumah tangga di Kelurahan Jati, Kota Ternate: Assistance in the initial treatment of burns for housewives in Jati Village, Ternate City. Jurnal Pengabdian?, 4(1), 102–109. https://jpt.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/beguaijejama
Mutmainah, P., & Muhaji, M. (2024). Pengaruh penyuluhan pertolongan pertama kegawatdaruratan luka bakar terhadap tingkat pengetahuan masyarakat Pundung Nogotirto Sleman Yogyakarta. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(6), 112–119. https://jurnal.kolibi.org/index.php/husada/article/view/3546
Nadya, L., & Usiono, U. (2023). Sistematik literatur review (SLR) pertolongan pertama pada luka bakar menurut tingkat keparahan. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(5), 3004–3009. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5127
Nofiyanto, M., & Nirmalasari, N. (2021). Praktik penanganan pertama luka bakar pada ibu rumah tangga di wilayah Sleman Yogyakarta. Media Ilmu Kesehatan, 9(1), 1–10. https://ejournal.unjaya.ac.id/index.php/mik/article/view/323
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan (Cetakan ke-3). Rineka Cipta.
Nurdin, E., Irawaty, & Reni, W. O. (2025). Faktor penyebab kurangnya siswa lulusan SMA tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mores: Jurnal Pendidikan Moral dan Kewarganegaraan, 3(1), 29–36. https://doi.org/10.36709/mores.v3i1.35
Purwanti, T. F., Ramadhan, M. D., Alaziza, T., Adiguna, F., Sophia, E., Rohmani, N., Setiawati, I., Mayliana, L., Ruhiyat, B. N., Chandra, E. M., Wulandina, W., Fadila, M. N., & Nurani, V. I. (2026). Pendidikan kesehatan combustio dalam meningkatkan pengetahuan remaja di SMK PU Negeri Bandung. Jurnal Medika: Medika, 5(1), 364–371. https://doi.org/10.31004/7my57306
Saelan, Kurniawan, S. T., & Kusuma, A. N. H. (2024). Pemberdayaan kader melalui kegiatan pertolongan pertama pada luka bakar di Posyandu Anggrek. Jurnal Peduli Masyarakat, 6, 485–490.
Solak, M. (2025). First aid practices about wounds and burns in rural areas: An example from western Turkey. BMC Research Notes, 18, 442. https://doi.org/10.1186/s13104-025-07546-z
Tantri, K., Triwidiyantari, D., & Amirudin, S. H. (2024). Perbandingan pengetahuan ibu tentang penanganan pertolongan pertama luka bakar pada anak menggunakan media booklet di Klinik “BN” Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Sehat Masada, 18(1). https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4320238
Trifianingsih, D., Sitompul, D. R., & Rachman, A. (2024). Sosialisasi penanganan pertama luka bakar di rumah bagi masyarakat Banjarmasin: Socialization of first aid home treatment for burns in Banjarmasin community. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(3), 577–584. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i3.6138
Vinasevaya, S., & Puspitawati, H. (2022). Pengaruh alokasi waktu ibu dan nilai ekonomi aktivitas ibu rumah tangga terhadap kebahagiaan ibu. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 15(3), 231–242. https://doi.org/10.24156/jikk.2022.15.3.231
Wood, F. M., Phillips, M., Jovic, T., Cassidy, J. T., Cameron, P., Edgar, D. W., & Steering Committee of the Burn Registry of Australia and New Zealand. (2016). Water first aid is beneficial in humans post-burn: Evidence from a bi-national cohort study. PLOS ONE, 11(1), e0147259. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0147259
Yosephine, E. (2021). Gambaran tingkat pengetahuan dan sikap terhadap pertolongan pertama pada luka bakar derajat I dan II di Desa Ronggur Nihuta Kabupaten Samosir. Repository Universitas Sumatera Utara.
.jpg)
